Mengasihi Orang Tua

mengasihi-orang-tua.png

Jeni Bachelor’s SitesDi Jepang dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tua yang sudah tidak berdaya sehingga htidak memberatkan kehidupan anak-anaknya.

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan, karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun.

Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya, Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.

Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya.

Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata:

Anakku, Ibu sangat menyayangimu, Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku..! Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah

Setelah mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si Ibu pulang ke rumah.

Pemuda tersebut akhirnya merawat Ibu yang sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal.

Orang Tua’ bukan barang rongsokan yang bisa dibuang atau diabaikan setelah terlihat tidak berdaya. Karena pada saat engkau sukses atau saat engkau dalam keadaan susah, hanya ‘Orang Tua’ yang mengerti kita dan batinnya akan menderita kalau kita susah. ‘Orang tua’ kita tidak pernah meninggalkan kita, bagaimanapun keadaan kita, walaupun kita pernah kurang ajar kepada orang tua. Namun Bapak dan Ibu kita akan tetap mengasihi kita.

Mari kita merenungkan, apa yang telah kita berikan untuk orang tua kita, nilai berapapun itu pasti dan pasti tidak akan sebanding dengan pengorbanan ayah ibu kita.

Muliakan ia selagi masih hidup, dan doakan jika telah tiada.

Semoga renungan pada pagi hari ini bermanfaat.

Sumber : Google Plus.

Iklan

21 pemikiran pada “Mengasihi Orang Tua

  1. Aku sudah baca cerita ini dulu. Dari cerita ini juga dapat diambil pelajaran bahwa kita nggak sepenuhnya menuruti apa kata tradisi dan melakukannya. Karena nggak semua tradisi itu benar.

  2. Allahu Akbar..Subhanallah….saya jadi teringat almarhum bapak saya mas…saya sangat dekat dengan beliau…terima kasih artikelnya sangat bermanfaat…saya akan mengunjungi ibu sekarang

  3. ~

    ya aku pernah baca kisah yang sama seperti yg ditulis admin, walau sdh cukup lama tp msh sangat jelas dalam ingatan

    orang tua bukanlah beban apalagi sampai dianggap sbg barang yg tak berguna

    setua apapun org tua tetaplah org yg hrs dimuliakan

    sehebat apapun pangkat anak tidak akan pernah berkah bila tudak memuliakan org tuanya

    banyak org begitu memuliakan atasannya, menjaga perasaan temannya, tp melupakan org yg telah siang malam berjuang dan merayu Allah untuk kebahagiaan anaknya

    ~semoga dimudahkan untuk sll bisa berbakti kpd orang tua, aamiin

  4. Luar biasa.. seharian blogwalking baru postingan sampean ini mas yg bisa bikin saya merinding, hiks.. 😥

    Bukankah orang tua adalah jembatan kita menuju surga? Lalu kenapa di sia2.. bener2 tradisi gila.

    Btw tadi kok ibunya bisa ngomong pake bahasa indonesia mas? 😀

  5. haha, iya mas @mata duitan ndotkom, meski ibunya cuma tamatan SR , tapi bisa Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.. :mrgreen:

    oh ya., satu lagu mas @mata duitan ndotkom, demi menjaga kesetujuan komentarku ini., untuk sementara tombol LIKE nya aku privasi dulu 😆

  6. jepang selalu punya tradisi yang kontrofersial..
    bahkan ini ada lagi tradisi buang ibu sayangnya belom ada tradisi buang pelacur..

    mampir juga yah di blog saya gan

  7. jepang selalu punya tradisi yang kontrofersial..
    bahkan ini ada lagi tradisi buang ibu sayangnya belom ada tradisi buang pelacur..

    mampir juga yah di blog saya gan

  8. Tradisi nenek moyang terkadang aneh dan gak masuk akal, mungkin kalau tradisi membuang ibunya ketika sudah tua berada di indonesia mungkin akan jadi gesekan antara agama dan tradisi..

  9. gak kok sob @Dulih Haw,

    mungkin situs hostku yg buat aku nyimpan css lagi error., mungkin karena masalah ini, jadi kelihatan blank..

  10. pernah baca ni cerita duluu sekali…
    tapi membaca ulang lagi jd kepikiran betapa pentingnya kita hormati ortu..
    dengan sowan (berkunjung) swcara berkala tenrunya menyenangkan hati mereka. ..

  11. Orang tua walau bagaimanapun harus kita rawat ketika beliau sudah tua, dan kita sebagi anak wajib memberi kebahagia seperti mana beliau dengan kasih sayang merawat kita.

    Sungguh cerita yang bikin bergetar hati saat membacanya.

  12. Cerita diatas membuktikan kasih ibu tak ada habisnya. Meskipun anak berniat membuangnya, tetapi ibu masih peduli dan takut anaknya pulang tersesat. Sungguh mulia bagi anak yang mau merawat ibunya sampai akhir hayat.

  13. Harus sabar, meski suka bawel dan kadang kembali mwnjadi anak kecil lagi

    Tapi dari merekalah kita ada, tumbuh berkembang dan bahkan menjadi orang sukses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s